Cari Blog Ini

Selasa, 07 September 2010

Layanan Kliring Bank Libur Kamis Depan

Liputan6.com, Jakarta: Layanan kliring antarbank oleh Bank Indonesia akan diliburkan mulai Kamis (9/9) hingga Senin (13/9) mendatang. Bagi Anda yang membutuhkan transaksi perbankan saat Lebaran nanti, ada baiknya segera mengurus hal dalam waktu dekat.

Walau diliburkan, sebagian bank tetap membuka beberapa kantor cabang untuk umum di akhir pekan. Bila Anda membutuhkan uang tunai, ribuan anjungan tunai mandiri (ATM) dipastikan siap digunakan di seluruh Indonesia. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena kejahatan marak terjadi di Hari Raya Idulfitri.(WIL/ANS)

Sepak Bola - Timnas Akan Dirampingkan

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional sepak bola untuk Piala AFF yang saat ini menjalani pemusatan latihan di Lapangan PSSI Jakarta kemungkinan besar akan dirampingkan.

Jumlah pemain timnas dibawah asuhan pelatih Alfred Riedl yang menjalani pemusatan latihan sejak awal Agustus lalu berjumlah 24 pemain. Pada awalnya jumlah pemain yang dipanggil 27 orang.

"Idealnya jumlah pemain timnas adalah 23 orang," kata pelatih asal Austria itu di Jakarta, Senin.

Menurut dia, komposisi pemain yang dibutuhknya untuk menghadapi Piala AFF yang akan digelar di Tanah Air adalah tiga kiper, delapan pemain belakang, delapan pemain tengah dan empat pemain depan.

Sesuai dengan jadwal yang ada, Firman Utina dan kawan-kawan setelah menjalani dua kali ujicoba, TC tahap pertama akan diliburkan mulai Selasa (7/9) hingga 3 Oktober mendatang.

"Siapa pemain yang akan dicoret maupun diganti keputusan ada di pelatih. Tunggu saja tanggal 3 Oktober nanti. Siapa yang tidak kembali ke TC itu yang dicoret," kata asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal.

Pria yang juga berasal dari Austria itu mengaku meski personel timnas akan dirampingkan, namun demikian masih ada kemungkinan terjadi penggantian bagi pemain yang dicoret.

Nama-nama pemain yang ada saat ini, kata dia, akan berpeluang terus berubah. Hanya saja dia tidak menjelaskan dengan rinci siapa pemain yang dicoret maupun pemain yang berpeluang menggantikannya.

"Setelah tanggal 4 November tidak akan ada lagi penggantian nama-nama pemain. Jadi nama-nama itu yang akan turun pada Piala AFF nanti," kata Pikal.

Timnas dibawah asuhan Alfred Riedl sebelum turun pada Piala AFF mengagendakan ujicoba dengan tim lokal dan ujicoba internasional yaitu melawan timnas Uruguay, Pantai Gading, Timor Leste, China dan Brasil.

Sementara itu, 24 pemain yang menjalani TC tahap pertama adalah Kurnia Mega, Markus Horison dan Ferry Rotinsulu untuk posisi kiper. M. Nasuha, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Zulkifli Sukur, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Yesaya Desnam dan Rahmad Latief untuk pemain belakang.

Untuk pemain tengah diperkuat Arief Suyono, Firman Utina, M. Ridwan, Habel Satya, Ahmad Bustomi, Doni Siregar, Eka Ramdani, Atep dan Toni Sucipto. Sedangkan empat pemain diposisi striker adalah Bambang Pamungkas, Jaya Teguh Angga, M. Isnaini dan Yongky Aribowo.

Tidak ada rekomendasi

Artikel Terkait


Perampokan Truk di Jalur Mudik Wonosari-Yogyakarta

Gunung Kidul (ANTARA) - Seorang pengemudi truk diduga menjadi korban perampokan oleh dua orang bersepeda motor di jalur mudik Wonosari-Yogyakarta pada Senin, pukul 18.10 WIB.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Gunung Kidul,Daerah Istimewa Yogyakarta, AKP. Widy Saputra, di sela-sela penyidikan korban perampokan di Polsek Patuk, Gunung Kidul, mengatakan telah menerima laporan adanya korban perampokan yang menimpa pengemudi truk di jalur utama mudik Wonosari-Yogyakarta.
"Pengemudi truk bernama Rubiyanto (26) warga Mentel, 03/03, Argosari, Tepus menjadi korban perampokan oleh dua orang berkendara sepeda motor Yamaha Yupiter warna merah pada jalan Wonosari-Yogyakarta atau tepatnya di dusun Putat Wetan, Desa Putat, Kecamatan Pathuk, Gunung Kidul, sekitar pukul 18.10 WIB," katanya.
Dia mengatakan dari kasus perampokan tersebut, korban mengalami kerugian uang sebanyak Rp15 juta dan mengalami luka sayatan di lengan kiri dengan panjang sekitar 6 centimeter, kedalaman sekitar 0,5 centimeter.
Kejadian bermula ketika korban yang mengemudikan sebuah truk bernomor polisi R 1571 NB bersama anak perempuannya, Wanda (4), dari arah Wonosari menuju Yogyakarta berhenti di tempat yang sepi karena anaknya tersebut merasa sakit perut dan hendak buang air kecil.
Setelah korban berhenti dan turun di sebelah kiri truk dengan menggendong anaknya, tiba-tiba dari arah belakang datang dua orang mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter berwarna merah menabrak bagian belakang truk.
"Korban dan tersangka terlibat percekcokan karena meminta ganti rugi, namun tiba-tiba salah satu pengendara sepeda motor menendang kaki kiri korban sampai terjatuh dan mengeluarkan sebilah pisau dapur dan berusaha menusuk korban," kata Widy menirukan keterangan korban.
Setelah terjatuh, korban akan ditusuk namun berhasil ditangkis sehingga melukai lengan sebelah kiri. "Anak korban kemudian disandera sementara pelaku lainnya mengobrak-abrik daskboard truk dan menemukan uang sebanyak Rp15 juta."katanya.
Tersangka dengan membawa uang tersebut kemudian melarikan diri ke arah Yogyakarta. Kedua tersangka mengenakan jaket warna hitam dan yang satunya mengenakan jaket warna coklat, mengenakan kaos tangan semua, dan memakai helm, berlogat Jawa Banyumasan namun plat nomor sepeda motor tidak sempat dicatat korban.
Lima menit setelah kejadian, korban menghadang bis arah Wonosari kemudian turun di pos Polisi Sambi untuk melaporkan kejadian perampokan tersebut. "Mendapat laporan tersebut kemudian petugas penjaga pos melaporkan kejadian ke Polsek Pathuk untuk kemudian dilakukan penyelidikan ke tempat kejadian,"katanya.
Menurut dia, dari keterangan korban uang yang dirampok akan digunakan untuk melunasi pembayaran truk miliknya yang masih kurang Rp11 juta.
Widy mengatakan akan mendalami laporan korban untuk mengetahui modus yang terjadi sebenarnya, apakah pencurian dengan kekerasan atau perampokan karena kemungkinan ada motif-motif lain dibelakang kejadian tersebut.
Dari kejadian tersebut, Widy Saputro, mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kalau hendak beristirahat jangan di tempat yang sepi. "Pemudik yang hendak beristirahat dapat mencari tempat yang ramai atau di pos pengamanan jalur muidk,"katanya.
Sementara itu, korban perampokan, Rubiyanto, mengatakan merasa dibuntuti orang dengan sepeda motor tersebut sejak dari simpang tiga Gading, Playen.
"Pengendara sepeda motor yang berboncengan tersebut menguntit saya sejak dari pertigaan Gading, mereka ketika menyalip kemudian pelan dan mengiringi truk yang saya kendarai kemudian sampai di Putat ketika saya berhenti mereka menabrak bagian belakang truk saya dan terjadilah perampokan tersebut," katanya.

RI-Malaysia Mulai Bahas Sengketa Perbatasan

Liputan6.com, Kinibalu: Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman bertemu di Kinibalu, Malaysia, Senin (6/9). Keduanya membahas sengketa perbatasan dua negara yang dipicu insiden 13 Agustus silam [baca: Tiga Petugas KKP Ditangkap Polisi Malaysia]
Kedua menlu membicarakan sengketa perbatasan di sejumlah titik, seperti Selat Singapura, Selat Malaka, Selat Makassar, Laut Sulawesi, dan Laut Cina Selatan. Sebelumnya, pertemuan diawali dengan konsolidasi antartim delegasi. Baru setelah itu dilanjutkan dengan pembicaraan empat mata antara Marty dan Anifah Aman. Masing-masing negara saling memamaparkan klaim wilayah negaranya [baca: Indonesia-Malaysia Bertemu Membahas Perbatasan]
Sejauh ini, baik Malaysia maupun Indonesia, saling mengirim nota protes pelanggaran wilayah perairan. Kedua tim delegasi berharap bisa menyelesaikan persoalan tanpa membawa ke Mahkamah Internasional.
Malaysia juga akan membahas masalah protes sekelompok orang yang melempar kotoran manusia ke Kedubes Malaysia di Jakarta. Delegasi Indonesia menilai, aksi seperti itu hanya merugikan posisi Indonesia dalam perundingan [baca: Gambar Menlu Malaysia Diberi Kotoran Manusia]
Perundingan perbatasan yang berlangsung di Kinibalu adalah yang ke-16 kali sejak 1969. Pembahasan perbatasan biasanya berlangsung alot dan lama. Soalnya, sekali kesepakatan soal perbatasan telah disepakati, tak bisa diubah-ubah lagi dalam jangka waktu lama.(ULF)

Kritik SBY, Adjie Suradji Akan Diberi Sanksi




VIVAnews - Pertamakalinya anggota TNI aktif membuat tulisan opini di media massa yang berisi kritikan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tulisan yang dimuat di Harian Umum Nasional, Kompas, Senin 6 September 2010 itu berjudul: Pemimpin, Keberanian dan Perubahan.
Dalam tulisan itu Adjie menguraikan karakter kepemimpinan enam presiden di Indonesia. Dan juga, tentu saja kepemimpinan SBY. Lantaran mengkritik presiden, yang juga adalah panglina tertinggi TNI itu, Adjie  yang adalah anggota TNI Angkatan Udara itu terancam sanksi disiplin.
Berikut penggalan-penggalan tulisan Adjie Suradji.
"Sayang, hingga presiden keenam (SBY), ada hal buruk yang tampaknya belum berubah, yaitu perilaku korup para elite negeri ini. Akankah korupsi jadi warisan abadi? Saatnya SBY menjawab. Slogan yang diusung dalam kampanye politik, isu 'Bersama Kita Bisa' (2004) dan 'Lanjutkan' (2009), seharusnya bisa diimplementasikan secara proporsional."
"...SBY yang dipilih 60 persen rakyat kenyataannya masih memimpin seperti sebagaimana para pemimpin yang dulu pernah memimpinnya.."
"..Dalam konteks korupsi yang kian menggurita, tersisa pertanyaan, apakah SBY hingga 2014 mampu membawa  negeri ini betul-betul terbebas dari korupsi.."
Kepala Dinas Penerangan TNI AU akan memberikan teguran atau sanksi kepada Ajie. "Memang pasti ada. Sudah ada teguran karena ini masalah etika," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Bambang Samudro kepada VIVAnews, Senin 6 September 2010.  Menurut Bambang, pendapat Adjie merupakan opini pribadi. Dan "Ini pertama kali seorang anggota TNI AU kritik presiden," kata dia.