JANGAN SOMBONG
Minggu, 05 Januari
2020
(Bacaan: Filipi
2:5-11)
Hal yang cenderung
membuat orang jatuh pada kesombongan biasanya karena ia merasa memiliki
kepandaian, jabatan, kekayaan, kekuasaan, kesempurnaan penampilan, keahlian dan
lainnya. Kesombongan adalah menganggap diri lebih dari orang lain. Sehingga
orang yang sombong sangat sulit memandang dan mau bergaul dengan orang yang ada
dibawahnya. Setiap orang punya kecenderungan untuk sombong. Lalu bagaimana
seharusnya sikap orang percaya?
Paulus dengan tegas
mengingatkan jemaat Filipi akan kecenderungan hati manusia yang sombong.
Bahaya sikap hati yang sombong ini serius. Itu sebabnya Firman Tuhan mengajak
kita supaya menaruh pikiran dan perasaan dalam Kristus Yesus (ayat 5). Artinya
semua yang muncul dalam pikiran dan perasaan kita harus ditimbang dengan neraca
Firman Tuhan. Jika ditimbang dengan neraca kemanusiaan, pikiran dan perasaan,
maka kita adalah orang-orang yang kerap kali jatuh dalam bahaya yang
serius ini, yaitu kesombongan.
Jika kita menimbang
segala yang kita pikirkan dan rasakan berdasarkan Firman Tuhan, maka kita akan
dibawa untuk memandang Pribadi yang luar biasa rendah hati dan taat,
yaitu Kristus yang dari kemuliaan turun menjangkau kita yang hina, yang
berdosa. Dalam ketaatan, terbukti Dia taat bahkan sampai mati di salib. Kristus
adalah teladan agung yang harus kita tiru dan yang kepada-Nya hati, pikiran dan
perasaan kita harus tunduk.
Saudara, adakah kita
telah menjadi seorang Kristen yang sombong, yang menganggap diri dan segala
yang kita punya lebih dari orang lain? Jika kita menemukan hal ini dalam diri
kita, maka segeralah berkaca dari Kristus yang taat dan rendah hati.
Mannab1010.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar