Lukas 12 : 1 - 10
Tanggal: Minggu, 26 Januari 2020
Thema SINODE: Jujur adalah buah takut akan Tuhan
Thema SINODE: Jujur adalah buah takut akan Tuhan
Ciri khas Injil Lukas sebagian
besar mengandung banyak episode dan perumpamaan disebut juga sebagai Injil
SINOPSIS. Knp dikatakan Injil Sinopsis??, Karena memiliki kesamaan dgn Injil
Matius dan Markus. Dan merupakan hasil riset pribadinya. Sekalipun demikian,
bagian ini menyajikan ajaran Tuhan Yesus pada tahun terakhir pelayanan-Nya.
Setelah
kita baca Injil Lukas 12 ini yi: perikop 1-10, kita temui kata-kata yg penting
dlm kehidupan se-hari2 yi: RAGI, KEMUNAFIKAN, TAKUT, MEMBUNUH, MENGHUJAT.
Sedang
thema dari SINODE: Jujur adalah buah takut akan Tuhan,
Hal ini
berkaitan dgn munafik..krn biasanya org munafik tdk jujur.
Krn
ketdk jujuran/kebohongan seseorang, bisa membuat org tsb menjadi mala petaka.
Mungkin msh kita ingat peristiwa sebelum pilpres thn 2019 yg lalu, ada
seseorang utk mendapatkan simpasan dari teman2nya, dia berani
berbohong..Wajahnya lebam katanya karena dikeroyok sekelompok orang, pdhal
setelah diselidiki krn OPERASI PLASTIK, akhirnya org tsb menanggung akibatnya
diadili dan di hukum.
Tadi pd Nats Pembimbing pd
Gal.5:9 mengatakan: “SEDIKIT RAGI SUDAH MENGKHAMIRKAN SELURUH ADONAN” Arti
menghkhamirkan adalah MERUSAK..
Mengapa Tuhan Yesus mengumpamakan kemunafikan orang Farisi sama seperti RAGI.? Karena sifat munafik itu seperti ragi yang gampang menulari dan pada akhirnya merusak karakter orang lain. Sebagai pemimpin agama yang memiliki otoritas mudah sekali bagi mereka untuk menyalahgunakan otoritas itu, dengan menipu para pengikutnya, dan kdg kala para pengikut ikut-ikutan jadi munafik.
Tuhan Yesus mengingatkan para murid2Nya bahwa kemunafikan, suatu waktu akan terbongkar (2-3). Apa yang ditutupi oleh manusia, akan dibuka oleh Allah yang melihat ke dalam hati. Maka, hukuman berat akan menimpa mereka karena kemunafikannya menyesatkan org lain & menjadikan org lain tsb sm dgn mereka, ikut munafik..!
Bahkan Yesus dengan keras menyatakan sikap menyesatkan orang lain dari kebenaran tidak beda dengan menghujat Roh Kudus (10).
Menghujat Roh Kudus di sini harus dimengerti sebagai menolak
menerima pengajaran dari Sang Sumber dan Sang Pengajar Kebenaran sehingga memalsukan kebenaran dan pada akhirnya menyesatkan orang lain dengan kebenaran yang palsu tersebut.
Tuhan Yesus mengingatkan para murid agar jangan takut kepada para pemimpin sedemikian yang seolah memiliki kuasa untuk mengucilkan bahkan membunuh mereka (4). Tuhan sendiri yang akan menghakimi mereka (5).
Tuhan sendiri menjanjikan akan
melindungi murid-murid-Nya dari para pemimpin seperti itu, bahkan akan memberi
hikmat pada saatnya untuk menghadapi tuduhan mereka (11-12).
Peringatan Tuhan Yesus ditujukan kepada para murid, berarti juga kepada kita sekalian. Bisa jadi kita pun tertular kemunafikan
orang Farisi, yang mementingkan penampilan dan prestise semata.
Melakukan hal tersebut karena takut dikucilkan,atau bahkan mendapat aniaya. Ingat, bila kita terseret kepada kemunafikan, bukan hanya diri kita yang dirugikan. Orang-orang yang ada di sekeliling kita, yang mempercayai kita sebagai pengikut Tuhan pun akan ikut tersandung.
Yesus mencela kemunafikan orang Farisi, dan memperingatkan
murid-Nya untuk berhati-hati agar dosa ini tidak memasuki kehidupan dan
pelayanan mereka.
1. 1)
Kemunafikan berarti memperlihatkan sikap dan tindakan yang tidak sesuai dengan
perbuatannya -- misalnya: bertindak di hadapan umum sebagai seorang percaya
yang saleh dan setia, padahal sedang menaruh dosa yang tersembunyi,
kedursilaan, ketamakan, nafsu, atau ketidakadilan lainnya. Orang munafik adalah
seorang penipu dalam hal kebenaran yang dapat dilihat
2. 2) Karena
kemunafikan menyangkut hidup dalam dusta, maka itu membuat seseorang menjadi
rekan kerja dan sekutu Iblis, bapa segala dusta (Yoh 8:44).
3. 3) Yesus
memperingatkan murid-murid-Nya bahwa segala kemunafikan dan dosa yang tersembunyi
akan dibuka, jika tidak dalam hidup sekarang, pastilah pada hari penghakiman
(lih. Rom 2:16; 1Kor 3:13;
4:5; Wahy 20:12). Apa
yang dilakukan secara rahasia di balik pintu yang tertutup pada suatu saat akan
disingkapkan secara terang-terangan (ayat Luk 12:2-3).
4. 4)
Kemunafikan adalah suatu tanda bahwa seseorang tidak takut akan Allah
(ayat Luk 12:5) dan
tidak memiliki Roh Kudus dengan kasih karunia pembaharuannya (lih. Rom 8:5-14; 1Kor
6:9-10; Gal
5:19-21; Ef 5:5).
Sementara tinggal dalam kondisi demikian, seseorang tidak dapat
"meluputkan diri dari hukuman neraka" (Mat 23:33).
Sungguh suatu pengajaran yang luar
biasa indah khusus bagi murid-murid Tuhan Yesus. Ajaran tersebut juga ditujukan
kpd kita semua dan sgt relevan hingga saat ini. Kita harus waspada akan ajaran2
yang menyimpang, tetaplah menjadi pelaku-pelaku Firman, hidup kita pun harus
bercahaya seperti terang & garam, dan kita tidak boleh takut terhadap
ancaman-ancaman dan tekanan-tekanan dari manusia. Kita harus tetap berdiri
teguh dan tidak menyangkal Tuhan Yesus. Ketika kita mau tunduk dan melakukan
apa yang Tuhan Yesus ajarkan kepada kita, maka Tuhan akan memampukan untuk
menjalani semua aktivitas kita masing2 .
TUH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar