Cari Blog Ini

Jumat, 24 Januari 2020

 Lukas 12 : 1 - 12
 Tanggal: Minggu, 26 Januari 2020
Thema SINODE: Jujur adalah buah takut akan Tuhan
Sub thema: Kemunafikan

Ciri khas Injil Lukas sebagian besar mengandung banyak episode dan perumpamaan yang tidak dijumpai dalam Injil lainnya, dan mungkin merupakan hasil riset pribadinya. Kronologinya sulit dilacak; bagian ini tampaknya merupakan kumpulan cerita dan bukan suatu narasi yang lengkap. Sekalipun demikian, bagian ini menyajikan ajaran Yesus pada tahun terakhir pelayanan-Nya, dan menggambarkan periode yang penuh penolakan dan ketegangan.

12:1. Ragi ... orang Farisi. Ragi pada umumnya merupakan lambang kejahatan. Akibat peragian dan kebusukan yang dihasilkan merupakan lambang pekerjaan kotor dari dosa di dalam hati manusia.

Mengapa Tuhan Yesus mengumpamakan kemunafikan orang Farisi sama seperti ragi? Karena sifat munafik itu seperti ragi yang gampang menulari dan pada akhirnya merusak karakter orang lain. Sebagai pemimpin agama yang memiliki otoritas mudah sekali bagi mereka untuk menyalahgunakan otoritas itu, dengan menipu para pengikutnya, dan pada akhirnya para pengikut itu pun ikut-ikutan bertindak munafik.
Tuhan Yesus mengingatkan para murid bahwa kemunafikan, suatu waktu akan terbongkar (2-3). Apa yang ditutupi oleh manusia, akan dibuka oleh Allah yang melihat ke dalam hati. Maka, hukuman berat akan menimpa mereka yang karena kemunafikannya menyesatkan orang lain,dan menjadikan orang lain itu sama dengan mereka, yaitu munafik!
Bahkan Yesus dengan keras menyatakan sikap menyesatkan orang lain dari kebenaran tidak beda dengan menghujat Roh Kudus (10).
Menghujat Roh Kudus di sini harus dimengerti sebagai menolak
menerima pengajaran dari Sang Sumber dan Sang Pengajar Kebenaran sehingga memalsukan kebenaran dan pada akhirnya menyesatkan orang lain dengan kebenaran yang palsu tersebut.
Tuhan Yesus mengingatkan para murid agar jangan takut kepada para pemimpin sedemikian yang seolah memiliki kuasa untuk mengucilkan bahkan membunuh mereka (4). Tuhan sendiri yang akan menghakimi mereka (5). Tuhan sendiri menjanjikan akan melindungi murid-murid-Nya dari para pemimpin seperti itu, bahkan akan memberi hikmat pada saatnya untuk menghadapi tuduhan mereka (11-12).
Peringatan Tuhan Yesus ditujukan kepada para murid, berarti juga kepada kita sekalian. Bisa jadi kita pun tertular kemunafikan
orang Farisi, yang mementingkan penampilan dan prestise semata.
Bisa jadi kita melakukan hal tersebut karena takut dikucilkan,
atau bahkan mendapat aniaya. Ingat, bila kita terseret kepada
kemunafikan, bukan hanya diri kita yang dirugikan. Orang-orang
yang ada di sekeliling kita, yang memercayai kita sebagai
murid-murid Tuhan pun akan ikut tersandung.

KEMUNAFIKAN.
Nas : Luk 12:1
Yesus mencela kemunafikan orang Farisi, dan memperingatkan murid-Nya untuk berhati-hati agar dosa ini tidak memasuki kehidupan dan pelayanan mereka.
1. 1) Kemunafikan berarti memperlihatkan sikap dan tindakan yang tidak sesuai dengan perbuatannya -- misalnya: bertindak di hadapan umum sebagai seorang percaya yang saleh dan setia, padahal sedang menaruh dosa yang tersembunyi, kedursilaan, ketamakan, nafsu, atau ketidakadilan lainnya. Orang munafik adalah seorang penipu dalam hal kebenaran yang dapat dilihat
(lihat art. GURU-GURU PALSU).
2. 2) Karena kemunafikan menyangkut hidup dalam dusta, maka itu membuat seseorang menjadi rekan kerja dan sekutu Iblis, bapa segala dusta (Yoh 8:44).
3. 3) Yesus memperingatkan murid-murid-Nya bahwa segala kemunafikan dan dosa yang tersembunyi akan dibuka, jika tidak dalam hidup sekarang, pastilah pada hari penghakiman (lih. Rom 2:16; 1Kor 3:13; 4:5; Wahy 20:12). Apa yang dilakukan secara rahasia di balik pintu yang tertutup pada suatu saat akan disingkapkan secara terang-terangan (ayat Luk 12:2-3).
4. 4) Kemunafikan adalah suatu tanda bahwa seseorang tidak takut akan Allah (ayat Luk 12:5) dan tidak memiliki Roh Kudus dengan kasih karunia pembaharuannya (lih. Rom 8:5-14; 1Kor 6:9-10; Gal 5:19-21; Ef 5:5). Sementara tinggal dalam kondisi demikian, seseorang tidak dapat "meluputkan diri dari hukuman neraka" (Mat 23:33).
  







Khotbah Lukas 12:1-12, Minggu 26 Jan 2020

Thema:
JUJUR ADALAH BUAH TAKUT AKAN TUHAN
Sub thema: TAKUTLAH KEPADA ALLAH

Khotbah: Lukas 12:1-12
Pendahuluan
Umumnya orang pernah merasa takut. Takut kehilangan pacar, takut kehilangan orang yang dicintai. Ada yang takut karena masa depan. Ada lagi yang takut karena ada setan, dll. Mengenai rasa takut ini dipahami sebagai hal yang wajar, namun dianggap kurang beriman.
Namun tidak demikian dengan merasa takut kepada Allah. Takut kepada Allah dipahami sebagai indikator beriman. Kata “takut” kepada Allah di dalam Alkitab tidak boleh dipahami selalu sama artinya tergantung konteks atau objek dlm kehidupan se hari2.
Pendalaman Nas
Dalam perikop kita (Lukas 12:1-12), kita menemukan kata “takut” yang ditujukan kepada Allah dan juga kata “berani” dalam ayat 5[1]. Kata takut dalam ayat ini dihubungkan dengan kemahakuasaan Allah melebihi apapun. Allah tidak hanya dapat membunuh tetapi juga melemparkan orang ke dalam neraka. Berbeda dengan kuasa manusia atau apapun di dunia ini. Mereka hanya dapat membunuh tubuh, tetapi setelah itu tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Oleh karena itu, dalam konteks ini para murid Yesus diperingatkan agar tidak takut kepada apapun kecuali kepada Allah. Oleh karena itu, dalam konteks ini ketika orang banyak telah berkerumun yang disebut dalam ayat 1 beribu-ribu, Yesus memberi pengajaran khusus kepada para muridNya agar tidak takut kepada apapun kecuali kepada Allah.

Ada beberapa hal pengajaran Yesus kepada muridNya. Disamping mengenai masalah kepada siapa kita seharusnya takut, juga Yesus mengingatkan para muridNya beberapa hal yang penting. 
Pertama, mengenai kemunafikan. Mengenai hal ini Yesus dengan fulgar mengingatkan para muridNya agar berhati-hati menjaga hidup sehingga tidak dipengaruhi ajaran (ragi) orang parisi yang nampak dalam cara-cara hidup dan keberagamaannya yang manafik (hidup yang pura-pura baik, alim, kudus, dsb) atau hypokris yang berarti ber sandiwara secara kiasan. Mengenai hal ini Yesus mengatakan bahwa suatu hari semuanya akan disingkapkan. Artinya bahwa kemunafikan kita mungkin tidak diketahui manusia, tetapi tidak demikian bagi Tuhan. Dan Tuhan sangat membenci kemunafikan. Itulah mengapa secara fulgar Yesus menyebut kemunafikan orang Farisi pada zamannya. Kedua, janji pemeliharaan Tuhan secara mendetail. Hidup lebih takut kepada Tuhan dari apapun di dunia ini hanya mudah mengucapkannya tetapi tidak demikian dalam prakteknya, demikian juga hidup tidak munafik atau berpura-pura. Dalam hal ini Yesus mengingatkan para muridNya agar jangan takut terhadap apa pun . Bagi orang yang konsisten hidup takut akan Tuhan akan dipeliharakan. Tetapi sebaliknya, boleh jadi orang yang tidak takut akan Tuhan serta orang yang hidup munafik kelihatannya aman-aman saja bahkan kelihatan berhasil dalam hidupnya, namun itu hanya sementara, paling lama selama hidup di dunia yang singkat ini setelah itu akan mengalami kebinasaan. Oleh karena itu Yesus mengingatkan agar muridNya jangan takut apapun selain takut kepada Allah. Jikalau burung pipit yang dijual 5 ekor dua duit juga dipelihara Tuhan, tentu lebih lagi murid-muiridNya. Ketiga, agar jangan takut mengaku terang-terangan sebagai pengikut Kristus. Titik puncak seruan agar tidak takut ini terletak dalam ayat 11-12. Dalam sejarah gereja ada satu tokoh yang bernama Polikarpus. Ia terkenal karena kesetiaan dan keberaniannya tetap mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamatnya. Walaupun dia diancam dengan hukuman dibakar hidup-hidup oleh kaisar Roma pada waktu itu (tahun 155/156), Polikarpus tidak mau menyangkal dan mengutuk Yesus. Akhirnya ia dibakar hidup-hidup dan mati sebagai martir. Mengapa Polikarpus bersikap demikian? Apakah dapat dikatakan Polikarpus mati konyol karena tidak berlaku cerdik? Mungkin dunia menganggap Polikarpus sangat bodoh, seharusnya Polikarpus menyangkali Yesus saja dengan mulut, tetapi yang penting dalam hati tidak demikian. Cara ini memang cerdik dan sering dilakukan oleh orang Kristen untuk membenarkan diri dari rasa bersalah karena telah menyangkal TuhanNya. Mereka menghibur diri dengan mengatakan yang penting hati. Hati-hati terhadap hal ini. Iblis itu terlalu cerdik untuk dikalahkan. Ada satu contoh mengenai hal ini. Seorang permata yang sudah tamat SMEA sedang mencari pekerjaan. Mengetahui hal ini, ada keluarga kristen yang menawarkan dapat membantu menjadi PNS dengan syarat ada KTP beragama tertentu, yang bukan kristen. Ketika mendapat tawaran tersebut si permata menyanggupi membuat KTP dengan pembenaran diri bahwa itu hanya KTP, yang penting hati saya tetap percaya kepada Yesus Kristus, batinnya. Singkat cerita si permata benar mendapat pekerjaan menjadi PNS. Ia sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus. Namun setelah bekerja lebih kurang 3 bulan ada perubahan yang menyolok. Pertama ia menanggalkan kalung salib yang selama ini selalu menghiasi lehernya. Kemudian tidak lama setelah itu, gambar-gambar Tuhan Yesus yang ada di rumah orang tuanya juga diturunkan, dengan alasan ia malu kalau teman-teman kantornya datang. Demikian seterusnya dan akhirnya pindah agama. Berdasarkan kisah nyata ini, kiranya menjadi peringatan kepada kita agar tidak menyangkal Yesus dalam bentuk apa pun. Sebab sangat jelas dikemukakan dalam ayat 8 dan 9 dan juga dalam Matius 10:32,33 “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga”. Sehubungan dengan hal ini, berbeda dengan menentang “anak manusia” dalam ayat 10. Menentang karena belum mengenal atau belum percaya kepada Yesus masih bisa diampuni jikalau kemudian ia percaya kepada Yesus dan bertobat. Tetapi tidak demikian jikalau menghujat Roh Kudus. Yang dimaksud “menghujat” (Yunani “blasphemeo”) Roh Kudus ialah ketika seseorang dengan sengaja menolak pernyataan Roh Kudus seperti penyembuhan orang yang dirasuk setan, yang buta dan bisu yang dilakukan Yesus[2] dengan menginaNya sebagai karya setan[3]. Atau dengan kata lain, jika seseorang oleh penerangan Roh Kudus sudah tahu bahwa Yesus sungguh-sungguh adalah Juruslamat, namun ia tidak mau tahu terhadap apa yang dia sudah tahu tersebut dengan menghinanya, memfitnahnya dengan mengatakan sebaliknya dari penerangan yang telah diberikan Roh Kudus, maka orang tersebut tidak dapat diampuni.

Pointer Aplikasi
(1) Kalau kita diminta jujur, apakah yang paling kita takuti dalam hidup ini? Adakah kita paling takut kepada Tuhan? Terserah apa jawaban kita. Yang pasti melalui Firman Tuhan Minggu ini, kita diingatkan agar jangan takut kepada manusia betapa pun besarnya pengaruh atau kuasanya di dunia ini sebab mereka hanya mampu membunuh tubuh setelah itu tidak berkuasa apa pun, tetapi kepada Tuhan yang tidak hanya membunuh tetapi juga mempunyai kuasa melemparkan orang ke dalam neraka. Pernyataan Yesus dalam ayat 4 bukan sebagai lehitimasi agar berlaku sesuka hati, atau sombong. Tidak. Sebab tanda takut kepada Tuhan berimplikasi terhadap sikap hidup yang benar, tidak munafik atau berpura-pura sebaliknya menghormati pemimpin, mengasihi semua manusia, serta hidup jujur. Tidak takut dimaksud, tidak takut untuk memperlihatkan hidup setia dan patuh kepada Tuhan. Ada satu kesaksian mengenai hal ini. Ada seorang pertua, ia dipercayakan sebagai salah satu kepala bidang di tempatnya bekerja. Ia jujur, tidak mau neko-neko. Yang menarik dalam hidup pertua ini, dia tidak pernah takut menyatakan kepatuhannya kepada Tuhan dimana pun dia berada. Ketika ada pertemuan yang dilakukan pada hari Minggu, ia dengan berani dan berterus terang meminta ijin untuk beribadah kepada pimpinannya. Dan menurut kesaksian pertua ini, walaupun pimpinannya atau teman-temannya bukan beragama kristen namun mereka tidak pernah menghalanginya untuk beribadah, atau dengan sikapnya tersebut mempersulit karirnya. Mengapa? Karena memang pertua ini sungguh-sungguh beribadah. Jikalau 3 jam dibutuhkan untuk pergi pulang dan beribadah, ia benar-benar konsisten dengan waktu tersebut. Ia tidak memanfaatkan alasan beribadah dengan kegiatan lain.
(2) Benar bahwa manusia juga dapat menolong dan melindungi kita. Tetapi kuasanya sangat terbatas. Terlebih kita akan sering kecewa jikalau mengandalkan manusia. Itulah yang banyak terjadi sehingga ada keluarga yang tidak mengaku keluarga lagi, bahkan ada sahabat yang telah menjadi musuh, dsb. Tetapi tidak demikian dengan Tuhan. Perlindungannya sempurna. Pertolongannya tepat pada waktunya. Dan terlebih Ia mampu dan mau menolong kita apa pun persoalan hidup kita. Itulah yang disaksikan Daud dalam pembacaan kita, Mazmur 57:1-4. Yang perlu kita lakukan ialah takut akan Dia.









Bacaan Alkitab: Lukas 12:1-12
“Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.” (Luk 12:1)

Selama pelayananNya di dunia ini, Tuhan Yesus tidak hanya mengajarkan tentang kerajaan Allah kepada orang banyak yang mengerumuninya, tapi Ia pun juga memberikan pengajaran khusus kepada murid-muridNya. Alkitab mengatakan bahwa walaupun beribu-ribu orang banyak telah berkerumun dan berdesak-desakan, tetapi Tuhan Yesus mulai memberikan pengajaran bukan kepada orang banyak tersebut, tetapi justru pertama-tama kepada murid-muridNya (ay. 1). Jika Tuhan Yesus sendiri lebih mengutamakan memberi pengajaran kepada murid-muridNya daripada kepada orang banyak tersebut, berarti apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus saat itu sangatlah penting. Hari ini kita akan melihat apa saja hal-hal yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya.
Pertama, Tuhan meminta murid-muridNya waspada terhadap ragi orang Farisi (ay. 1b). Yang dimaksud dengan ragi di sini adalah ajaran-ajaran orang Farisi yang munafik. Di satu sisi mereka mengajarkan tentang hukum Taurat, sementara di sisi lain mereka sendiri tidak melakukan hukum Taurat tersebut (Mat 23:3). Ini berarti Tuhan Yesus tidak ingin kita menjadi seperti orang Farisi yang hanya menjalankan kewajiban agamanya secara lahiriah, tetapi kita harus menjadi pelaku Firman. Kita harus beribadah sebagai ucapan syukur kita kepada Tuhan. Ibadah maupun pelayanan kita haruslah didasarkan pada motivasi yang benar, yaitu karena kita mengasihi Tuhan karena Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita.
Kedua, Tuhan meminta murid-muridNya untuk hidup terbuka dan jujur (ay. 2-3). Ini berarti bahwa kehidupan kita harus benar-benar mencerminkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita. Sebagai terang dunia, kehidupan kita tidak dapat tersembunyi, tetapi kehidupan kita harus memancarkan cahaya kasih Tuhan kepada lingkungan di sekitar kita (Mat 5:14-16).
Ketiga, Tuhan meminta murid-muridNya untuk tidak takut dan kuatir akan ancaman dunia ini (ay. 4-12). Tuhan tidak pernah menyatakan bahwa ketika kita bersama Tuhan, kehidupan kita akan aman dan tenang-tenang saja. Justru Tuhan mengatakan kepada kita untuk menyangkal diri kita dan  memikul salib ketika kita mengikut Tuhan (Mat 16:24). Ini berarti ada harga yang harus dibayar dalam mengkikut Tuhan. Sepanjang sejarah perjalanan gereja di Indonesia bahkan di dunia, penganiayaan selalu ada dalam periode-periode pertumbuhan gereja. Semakin gereja dianiaya dan ditekan, semakin juga gereja bertumbuh dan berkembang. Justru ketika tidak ada ancaman dan tekanan, di situ pula gereja perlahan-lahan menjadi mati.
Tuhan Yesus mengajak murid-muridNya untuk tidak kuatir menghadapi aniaya tersebut. Tuhan mengatakan agar murid-muridNya tidak takut terhadap ancaman dari manusia (ay. 4), tetapi mereka harus lebih takut kepada Tuhan. Manusia  hanya dapat membunuh tubuh jasmani kita, tetapi Tuhan dapat membunuh tubuh jasmani dan juga memasukkan kita ke dalam penderitaan kekal di neraka (ay. 5). Kehidupan kita sepenuhnya berada di dalam tangan Allah (ay. 6-7), jadi kita pun tidak perlu kuatir. Menghadapi ancaman sekeras apapun, Tuhan mengingatkan murid-muridNya untuk tidak menyangkal Tuhan. Anugerah Tuhan yang luar biasa adalah bahwa ketika kita mengakui Tuhan Yesus di hadapan orang lain, Tuhan pun akan mengakui kita di hadapan malaikat-malaikatNya (ay. 8). Tetapi orang yang menyangkalNya juga nanti akan disangkal Tuhan ketika ia akan menghadapi penghakiman terakhir (ay. 9). Dalam kondisi seperti apapun, jangan sampai kita menghujat Roh Kudus karena dosa tersebut tidak akan terampuni (ay. 10). Apa yang indah adalah bahwa janji Tuhan bahwa ia akan tetap menyertai kita sekalipun kita harus dihadapkan kepada para penguasa-penguasa dunia ini. Tuhan akan memampukan kita untuk dapat berkata-kata di hadapan mereka (ay. 11-12).
Sungguh suatu pengajaran yang luar biasa indah khusus bagi murid-murid Tuhan Yesus. Ajaran tersebut juga masih relevan hingga saat ini. Kita harus waspada akan ajaran-ajaran yang menyimpang, kita pun perlu tetap menjadi pelaku-pelaku Firman, hidup kita pun harus bercahaya seperti terang, dan kita tidak boleh takut terhadap ancaman-ancaman dan tekanan-tekanan dari manusia. Kita harus tetap berdiri teguh dan tidak menyangkal Tuhan Yesus. Ketika kita mau tunduk dan melakukan apa yang Tuhan Yesus ajarkan kepada kita, maka Tuhan akan memampukan kita untuk menjalani semu

Jumat, 10 Januari 2020

Hidup Adalah Perjuangan
 2:01 PM  Khotbah Kristen  5 Comments

Pembacaan Firman: Ibrani 10:32-38

Hidup adalah perjungan, jika kita boleh ada sebagaimana kita saat ini tentunya kita telah banyak melalui persoalan, tantangan yang begitu berat pada masa yang lalu. Pada saat kita telah melewati tantangan-tantangan hidup ini, kita sadari ada pengorbanan yang besar sehingga kita melewatinya. Janji Tuhan bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Bukti nyata bahwa Tuhan tidak pernah sekalipun meninggalkan kita adalah kita boleh ada sampai saat ini karena anugerahNya. Dalam mempertahankan iman kita untuk tetap di dalam Tuhan tidaklah mudah jika kita mengandalkan kekuatan kita sendiri tanpa campur tangan Tuhan, karena kita sebagai manusia begitu banyak keterbatasan. Tuhan mengetahui sampai dimana batas kemampuan kita sehingga Ia mengirimkan penolong bagi kita yaitu Roh Kudus yang akan menguatkan kita. Dalam Efesus 6:12 ditulis bahwa Paulus mengatakan perjuangan kita adalah melawan kuasa kegelapan dan tipu daya iblis. Iblis datang bagaikan singa yang meraung-raung dan juga menyamar sebagai malaikat terang sehingga tanpa kita menyadari kita dapat saja jauh dari Tuhan walaupun menurut pandangan kita baik.

sumber gambar pixabay.com

Banyak sekali tantangan yang dihadapi anak-anak Tuhan saat ini sehingga perjuangan yang sangat berat untuk dapat mempertahankan iman percaya kita kepada Tuhan Yesus. Ada satu contoh dalam alkitab dimana seorang hamba Tuhan dapat mempertahankan imannya kepada Tuhan walaupun tantangan yang dihadapinya tidaklah mudah yaitu Ayub. Kita dapat mencontohi sikap keteladanan dari Ayub. Ayub mampu bertahan dalam situasi yang sangat sulit sekalipun. Ayub mampu berpegang teguh pada janji Tuhan bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan anak-anakNya. Dengan iman yang teguh dari Ayub suatu kesaksian dapat kita lihat bahwa kehidupan Ayub setelah dipulihkan Tuhan dipermuliakan. Ayub menjadi satu contoh bagaimana kita dituntut untuk tetap bertahan di tengah persoalan sesulit apapun karena ada tangan Tuhan yang sedang menopang kehidupan kita sehingga kita dapat mampu bertahan dan keluar dari masa sulit tersebut sehingga upah yang Tuhan sediakan dapat kita raih yaitu mahkota kehidupan.

Mazmur 37 dikatakan bahwa dengan kita percaya kepada Tuhan, diam dan berlakulah setia kepada Tuhan dan bergembiralah sehingga apa yang kita inginkan akan diberikan Tuhan kepada kita. Tuhan telah memberikan keselamatan kepada kita untuk itu janganlah kita mengundurkan diri dari Tuhan karena Tuhan tidak pernah menginginkan kita untuk mundur dariNya. Tuhan menginginkan kita meraih upah yang telah disediakanNya dengan satu syarat bahwa kita tetap di dalam pengharapan di dalam Tuhan. Ada tiga hal (sesuai pembacaan Firman) yang harus dilakukan untuk menerima upah yang kekal adalah:
1.    Hiduplah dengan iman
2.    Jangan kita melepaskan keyakinan kita
3.    Jangan kita mengundurkan diri.
mannab1010.blogspot.com
Tuhan Memberkati

Minggu, 05 Januari 2020

5 Jan.2020


JANGAN SOMBONG


JANGAN SOMBONG
Minggu, 05 Januari 2020
(Bacaan: Filipi 2:5-11)
Hal yang cenderung membuat orang jatuh pada kesombongan biasanya karena ia merasa memiliki kepandaian, jabatan, kekayaan, kekuasaan, kesempurnaan penampilan, keahlian dan lainnya. Kesombongan adalah menganggap diri lebih dari orang lain. Sehingga orang yang sombong sangat sulit memandang dan mau bergaul dengan orang yang ada dibawahnya. Setiap orang punya kecenderungan untuk sombong. Lalu bagaimana seharusnya sikap orang percaya?
Paulus dengan tegas mengingatkan  jemaat Filipi akan kecenderungan hati manusia yang sombong. Bahaya sikap hati yang sombong ini serius. Itu sebabnya Firman Tuhan mengajak kita supaya menaruh pikiran dan perasaan dalam Kristus Yesus (ayat 5). Artinya semua yang muncul dalam pikiran dan perasaan kita harus ditimbang dengan neraca Firman Tuhan. Jika ditimbang dengan neraca kemanusiaan, pikiran dan perasaan, maka kita adalah orang-orang yang  kerap kali jatuh dalam bahaya yang serius ini, yaitu kesombongan.
Jika kita menimbang segala yang kita pikirkan dan rasakan berdasarkan Firman Tuhan, maka kita akan dibawa untuk memandang  Pribadi yang luar biasa rendah hati dan taat, yaitu Kristus yang dari kemuliaan turun menjangkau kita yang hina, yang berdosa. Dalam ketaatan, terbukti Dia taat bahkan sampai mati di salib. Kristus adalah teladan agung yang harus kita tiru dan yang kepada-Nya hati, pikiran dan perasaan kita harus tunduk.
Saudara, adakah kita telah menjadi seorang Kristen yang sombong, yang menganggap diri dan segala yang kita punya lebih dari orang lain? Jika kita menemukan hal ini dalam diri kita, maka segeralah berkaca dari Kristus yang taat dan rendah hati.
Mannab1010.blogspot.com


Jumat, 03 Januari 2020

TELKOM INDONESIA BUKA LOWONGAN UTK S1&S2

Telkom Indonesia Buka Lowongan untuk S1 dan S2, Ini Rinciannya 

mannab1010.blogspot.com - 03/01/2020, 17:36 WIB BAGIKAN: Komentar Lwongan PT Telkom Indonesia untuk lulusan Sarjana (S-1) dan Magister (S-2) dari 1-14 Januari 2020.(rekrutmen.telkom.co.id) Penulis Dandy Bayu Bramasta | Editor Sari Hardiyanto KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan Sarjana (S1) dan Magister (S2). Hal itu sesuai yang tertera dalam laman perekrutan resmi PT Telkom di rekrutmen.telkom.co.id. Lowongan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi di Indonesia tersebut diberi tajuk "Great People Trainee Program Batch XII". Saat dikonfirmasi, VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia Arif Prabowo membenarkan informasi adanya lowongan kerja di lingkungannya tersebut. "Iya, benar bahwa Telkom sedang mencari talenta-talenta terbaik untuk bisa bergabung bersama kami. Informasi selanjutnya dapat mengunjungi laman resmi web kami," kata Arif saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/1/2020). Adapun periode pendaftaran lowongan PT Telkom tersebut pada 1-14 Januari 2020. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi pelamar: Warga Negara Indonesia; Telah menyelesaikan masa studi dengan melampirkan ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL); Belum berusia 25 tahun untuk S1 dan 28 tahun untuk S2 per Januari 2020; IPK minimal 3.00 untuk S1, dan 3.50 untuk S2; Bersedia menjalani masa ikatan dinas; Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Telkom. Dalam laman perekrutan PT Telkom tersebut dijelaskan, hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan diproses. Baca juga: BUMN Surveyor Indonesia Buka Lowongan untuk D-III dan S1, Berikut Perinciannya... Bidang Pekerjaan Selain itu, dijelaskan pula terdapat 8 bidang pekerjaan yang ditawarkan. Di antaranya adalah Risk & Compliance, Commerce & Relation, Business Effectiveness & Development, Telecommunication, Information Technology, Human Capital, Finance dan Digital Product & Service. Halaman Selanjutnya 1. Risk & Compliance Halaman: 1 2 3 Show All Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku Video Pilihan TAG: lowongan kerja pt telkom jakarta S-2 BUMN pelat merah PT Telkom Indonesia S-1 loker telkom Loker PT Telkom Lowongan PT Telkom REKOMENDASI UNTUK ANDA

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Telkom Indonesia Buka Lowongan untuk S1 dan S2, Ini Rinciannya", https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/03/173600465/telkom-indonesia-buka-lowongan-untuk-s1-dan-s2-ini-rinciannya.
Penulis : Dandy Bayu Bramasta
Editor : Sari Hardiyanto

JENDERAL TOP IRAN TEWAS

Jenderal Top Iran Tewas dalam Serangan AS "atas Arahan Presiden" 
mannab1010.blogspot.com - 03/01/2020, 11:49 WIB BAGIKAN: Komentar (1) Mayor Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds yang merupakan cabang dari Garda Revolusi Iran. Soleimani disebut tewas dalam serangan yang terjadi di Bandara Internasional Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). AS mengumumkan mereka yang melakukan serangan atas arahan presiden.(AFP via BBC) Penulis Ardi Priyatno Utomo | Editor Ardi Priyatno Utomo WASHINGTON DC, KOMPAS.com - AS melalui Pentagon mengumumkan, jenderal top Iran Qasem Soleimani tewas dalam serangan "atas arahan presiden". Soleimani, komandan Pasukan Quds yang merupakan cabang Garda Revolusi, tewas dalam serangan rudal di bandara Baghdad, Irak. Menteri Luar Negeri Iran, Mohamed Javad Zarif, menyebut langkah itu "berbahaya dan berpotensi menyulut eskalasi konyol". Baca juga: Komandan Top Iran Tewas dalam Serangan di Bandara Irak "Atas arahan presiden, militer AS menggunakan tindakan penting dengan membunuh Qasem Soleimani, Kepala Pasukan Quds," ujar Pentagon. Dilansir AFP dan BBC Jumat (3/1/2020), langkah itu diambil guna mencegah rencana serangan Teheran di masa mendatang. Pentagon menyatakan, perwira berpangkat Mayor Jenderal itu secara aktif merencanakan serangan terhadap diplomat maupun militer AS di Timur Tengah. "Jenderal Soleimani dan Pasukan Quds bertanggung jawab atas kematian ratusan warga AS maupun koalisi, serta ribuan orang yang terluka," jelas Pentagon. Washington menjelaskan, perwira tinggi berusia 62 tahun itu mendalangi serangan terhadap markas mereka di Irak. Termasuk, serangan roket yang menewaskan seorang kontraktor sipil AS di wilayah Kirkuk pada Jumat pekan lalu (27/12/2019). "Amerika Serikat akan terus melanjutkan segala tindakan untuk melindungi warga dan kepentingan kami di mana pun mereka berada," tegas Pentagon. Sementara Presiden Donald Trump merilis gambar bendera AS dalam kicauannya di Twitter menyusul kematian komandan top Iran itu. Halaman Selanjutnya Militer Irak menyatakan, Bandara Internasional… Halaman: 1 2 Show All Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku Video Pilihan Sumber BBC,AFP TAG: iran Irak trump Presiden AS jenderal Qasem Soleimani Berita Terkait Demonstran Irak Pendukung Iran Serang Kedutaan Besar AS Diancam Irak karena Serang Milisi Pro-Iran di Wilayahnya, Ini Jawaban AS AS Serang Milisi Pro-Iran di Wilayahnya, Begini Ancaman Irak Gelar Latihan Gabungan dengan Rusia dan China, Iran Beri Pesan kepada AS Gelar Serangan Udara di Irak dan Suriah, AS Klaim Tewaskan 19 Milisi Pro-Iran REKOMENDASI UNTUK ANDAPowered by   INTERNASIONAL Jenderal Top Iran Tewas Diserang AS,... INTERNASIONAL Jenderal Top Iran Tewas Diserang atas... INTERNASIONAL Komandan Top Iran Tewas dalam Serangan... INTERNASIONAL [POPULER INTERNASIONAL] CCTV Rekam Wanita Dihajar... INTERNASIONAL Helikopternya Jatuh, Jenderal Taiwan Ini Tewas REGIONAL As Roda Patah, Truk Mundur Tabrak... REGIONAL [POPULER NUSANTARA] Warga Tangkap Ribuan Ikan... REGIONAL Lampu Runway Selesai Diperbaiki, Aktivitas Bandara... KOMENTAR 1 Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE Kirim Muhammad Timbang Jumat, 3 Jan 2020 | 15:54 WIB Laporkan arogan amat ya amerika 0 0 Balas TERKINI LAINNYA Jenderal Top Iran Tewas Diserang atas Perintah Trump, DPR AS Tak Diberi Tahu INTERNASIONAL 03/01/2020, 17:22 WIB Jenderal Top Iran Tewas Diserang AS, Eks Komandan Garda Revolusi: Kami Akan Balas Dendam INTERNASIONAL 03/01/2020, 12:30 WIB Jenderal Top Iran Tewas dalam Serangan AS "atas Arahan Presiden" INTERNASIONAL 03/01/2020, 11:49 WIB Komandan Top Iran Tewas dalam Serangan di Bandara Irak INTERNASIONAL 03/01/2020, 09:32 WIB [POPULER INTERNASIONAL] CCTV Rekam Wanita Dihajar Habis-habisan | 16 Napi Tewas dalam Laga Sepak Bola INTERNASIONAL 03/01/2020, 08:52 WIB Helikopternya Jatuh, Jenderal Taiwan Ini Tewas INTERNASIONAL 02/01/2020, 21:56 WIB Penumpang Mengeluh, Bus Sri Lanka Diminta Kecilkan Suara Musik INTERNASIONAL 02/01/2020, 20:54 WIB CCTV Rekam Seorang Wanita Dihajar Habis-habisan oleh Pria INTERNASIONAL 02/01/2020, 20:30 WIB Aktivis Greta Thunberg Ogah Habiskan Waktu Bicara dengan Trump INTERNASIONAL 02/01/2020, 11:52 WIB Laga Sepak Bola antara 2 Kartel Narkoba Rival Rusuh, 16 Napi Tewas INTERNASIONAL 02/01/2020, 08:31 WIB Kebun Binatang di Jerman Terbakar, Simpanse hingga Orangutan Mati INTERNASIONAL 02/01/2020, 07:58 WIB [POPULER INTERNASIONAL] Paus Fransiskus Minta Maaf Pukul Tangan Wanita | AS Kirim 750 Tentara INTERNASIONAL 02/01/2020, 07:03 WIB Kedutaan Besar di Irak Diserang, AS Bakal Kirim 750 Tentara ke Timur Tengah INTERNASIONAL 01/01/2020, 23:38 WIB Terekam Pukul Tangan Seorang Wanita, Paus Fransiskus Meminta Maaf INTERNASIONAL 01/01/2020, 23:11 WIB Kim Jong Un "Lewatkan" Pidato Tahun Baru INTERNASIONAL 01/01/2020, 22:07 WIB 1 2 3 Next TERPOPULER 1 Terekam Pukul Tangan Seorang Wanita, Paus Fransiskus Meminta Maaf Dibaca 151.378 kali 2 Kedutaan Besar di Irak Diserang, AS Bakal Kirim 750 Tentara ke Timur Tengah Dibaca 28.020 kali 3 Jenderal Top Iran Tewas dalam Serangan AS "atas Arahan Presiden" Dibaca 27.713 kali 4 Jenderal Top Iran Tewas Diserang AS, Eks Komandan Garda Revolusi: Kami Akan Balas Dendam Dibaca 21.812 kali 5 CCTV Rekam Seorang Wanita Dihajar Habis-habisan oleh Pria Dibaca 12.100 kali NOW TRENDING Anies: Anak-anak Senang Main Tuh Saat Banjir Pasca-banjir, Disdik DKI Jakarta Pastikan 6 Januari 2020 Siswa Mulai Sekolah Dulu Tenggelamkan Kapal China, Susi: Kenapa Sekarang Tidak Bisa? Bersiap, Saksikan Puncak Hujan Meteor Quadrantid Sabtu Dini Hari Nanti Viral Tagihan Restoran Rp 1,6 Juta di Samosir, Pemilik: Biaya untuk Puluhan Orang Remaja Perempuan yang Viral Joget di Pinggir Jalan Positif Gunakan Narkoba Mengatasi Banjir Jakarta, dari Raja Purnawarman, Jokowi-Ahok, hingga Anies Baswedan Saat Jokowi Tinjau Waduk Pluit secara Mendadak Pasca-Banjir KOMENTAR DI ARTIKEL LAINNYA Viral Tagihan Restoran Rp 1,6 Juta di Samosir, Pemilik: Biaya untuk Puluhan Orang REGIONAL - 03-01-2020 Kasim Sami Aji makanya sering sering makan diluar sama keluarga dan kerabat jadi ga kagetan , pengin aman bawa... Remaja Perempuan yang Viral Joget di Pinggir Jalan Positif Gunakan Narkoba REGIONAL - 03-01-2020 mas hartono hemmmm yg kelakuan bener aja masa depan masih suram....apalagi macam ini Mengatasi Banjir Jakarta, dari Raja Purnawarman, Jokowi-Ahok, hingga Anies Baswedan TREN - 03-01-2020 Ricky Setiawan ya kl da salah ngaku aja la ga usa ngeles melulu itu yg biin warga... Saat Jokowi Tinjau Waduk Pluit secara Mendadak Pasca-Banjir NASIONAL - 03-01-2020 Bravo Vespa krn presiden sdh tdk

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenderal Top Iran Tewas dalam Serangan AS "atas Arahan Presiden"", https://internasional.kompas.com/read/2020/01/03/11492351/jenderal-top-iran-tewas-dalam-serangan-as-atas-arahan-presiden.
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

BEDA PANDANGAN

Beda Pandangan antara Jokowi, Basuki dan Anies soal Banjir Jakarta... 

mannab1010.blogspot.com - 02/01/2020, 20:33 WIB BAGIKAN: Komentar (53) Kolase foto gubernur DKI Jakarta anies Baswedan, Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono(KOMPAS.com/Dok. Wika Persero/Albertus Adit) Penulis Dandy Bayu Bramasta | Editor Sari Hardiyanto KOMPAS.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020) diduga tak lepas dari hujan ekstrem yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (31/12/2019) sore hingga Rabu (1/1/2020) pagi. Kendati demikian, sejumlah wilayah yang terpantau banjir, Kamis (2/1/2020) siang ini dikabarkan mulai surut. Selain menimbulkan kerugian harta benda, banjir di Jabodetabek menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (2/1/2020) pukul 12.00 WIB juga merenggut 16 korban jiwa. Belasan korban jiwa tersebut dikabarkan meninggal akibat terkena hipotermia dan tersengat listrik, serta tertimbun longsoran. Tak hanya itu saja, banjir Jakarta juga membuat pihak terkait seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Basuki Hadi Muljono, hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Berikut pernyataannya: Basuki Hadimuljono Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat memberikan sambutan di acara Foreng 10 yang diselenggarakan oleh WIKA Persero, Selasa (12/11/2019).(Dok. WIKA Persero) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa 17 km dari 33 km kali Ciliwung belum dinormalisasi. Dampak yang terlihat akibat tidak dilanjutkannya program normalisasi sungai Ciliwung tersebut membuat sejumlah wilayah di DKI Jakarta kebanjiran. Menurut Basuki, sungai yang terjamin bebas dari luapan banjir baru sepanjang 16 km. Hal itu diungkapkannya usai meninjau lokasi banjir di kawasan Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (1/1/2020). "Mohon maaf, Bapak Gubernur, selama penyusuran Kali Ciliwung ternyata sepanjang 33 km itu yang sudah ditangani, dinormalisasi 16 km," kata Basuki seperti dikutip Kompas.com (1/1/2020). Halaman Selanjutnya Basuki mengungkapkan, upaya normalisasi akan… Halaman: 1 2 Show All Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku Video Pilihan TAG: jakarta Joko Widodo banjir Jakarta Basuki Hadimoeljono banjir Tangerang Anies banjir Presiden Joko Widodo (Jokowi) PUPR titik banjir jakarta banjir bekasi banjir 1 januari 2020 REKOMENDASI UNTUK ANDAPowered by   TREN Daftar Kontak Posko Penanganan Banjir Jakarta... TREN Saat Curah Hujan Ekstrem Dituding Jadi... TREN [POPULER TREN] Banjir Jakarta dan Sekitarnya... TREN Awal Tahun 2020, Ini Rincian Banjir... TREN Update Banjir Jakarta: 47 Persen Gardu... TREN Banjir Jakarta, Anies Pastikan Semua Jajaran... TREN Banjir Jakarta, Berikut Update 13 Ruas... TREN Catat, Ini Daftar Kontak Bantuan Evakuasi...

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beda Pandangan antara Jokowi, Basuki dan Anies soal Banjir Jakarta...", https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/02/203326665/beda-pandangan-antara-jokowi-basuki-dan-anies-soal-banjir-jakarta.
Penulis : Dandy Bayu Bramasta
Editor : Sari Hardiyanto